Kegiatan Usaha

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk merupakan perseroan terbatas yang bergerak di bidang properti dan berkedudukan di Jakarta Selatan.
Didirikan dengan nama PT Ristia Bintang Mahkota berdasarkan Akta No 114 tanggal 22 Mei 1985, yang dibuat dihadapan Lieke L. Tungkali, SH., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-31-HT0101 TH. 86 tanggal 4 Januari 1986. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan dan pengembangan perumahan bagi golongan masyarakat tingkat ekonomi menengah-menengah dan menengah ke bawah.
Pada tahun 2000 PT Ristia Bintang Mahkota berubah nama menjadi PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk sebagaimana dinyatakan dalam Akta No 15 tanggal 7 Juli 2000 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH. Notaris di Jakarta.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan terakhir adalah sebagaimana tercantum dalam Akta No. 5 tanggal 12 Juni 2015 dibuat dihadapan Firdhonal, SH Notaris Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar ini telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.AHU-AH.01.03-0950864 tanggal 11 Juli 2015.
Perseroan menerapkan model bisnis yang terintegrasi, dengan kemampuan dalam pengembangan dan pengelolaan properti, dimulai dari pengadaan lahan, desain, perencanaan pembangunan, manajemen proyek, pemasaran, hingga pengelolaan operasional dari properti hunian dan hotel dengan selalu mempertimbangkan nilai-nilai harmoni, tangguh, berkualitas tinggi, ramah lingkungan dan tingkat perekonomian masyarakat. Hal-hal tersebut membuat Perseroan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin dan pelopor di industri properti.
Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha utama Perseroan adalah real estate dan developer termasuk melakukan pembebasan/ pembelian, pengolahan, pematangan dan pengurugan, dan penggalian tanah, membangun sarana dan prasarana/ infrastruktur, merencanakan, membangun, menjual dan mengusahakan real estate, perumahan, perhotelan.
Produk dan Jasa yang dihasilkan
Produk dan jasa yang dihasilkan Perseroan berupa kawasan Properti yang meliputi perumahan dan perhotelan.
Perseroan mulai mengimplikasikan visi dan misinya melalui pembangunan komersialnya dengan membangun proyek perumahan pertamanya yaitu Perumahan Bintang Metropole pada tahun 1994. Perumahan yang berlokasi di Bekasi dibangun diatas lahan seluas 20 Ha. Perumahan ini memiliki akses public yang baik karena jaraknya yang hanya 800 m dari Sumarecon Mall Bekasi sangat dekat dengan pusat perbelanjaan, stasiun kereta api dan gerbang tol Bekasi. Dengan telah diresmikannya penggunaan jembatan layang yang menghubungkan antara Bekasi Utara dan Bekasi Selatan, maka akses menuju ke Perumahan Bintang Metropole menjadi lebih mudah dan cepat.
Proyek Perumahan kedua Perseroan berlokasi di Kawasan Ciledug yang dikenal dengan Perumahan Mahkota Simprug pada tahun 1995.Perumahan Mahkota Simprug dibangun diatas lahan seluas 45 Ha, dengan daya tarik khusus karena letaknya ditengah pusat kegiatan social seperti Pusat Perbelanjaan, Apotik dan Rumah Sakit. Perumahan ini memiliki konsep sebagai kawasan yang asri, hijau dan nyaman, selain itu sebagai perumahan modern yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas.
Proyek Perumahan ketiga Perseroan berlokasi di Kawasan Karawang yang dikenal dengan nama Perumahan Saung Riung pada tahun 2013. Proyek Perumahan Saung Riung dikembangkan di atas lahan seluas 74.383m2 dengan tipe rumah yang modern yang minimalis dan hingga kini masih terus dilakukan pengembangannya oleh Perseroan dengan menghadirkan konsep dan type perumahan yang inovatif.
Pada tanggal 19 Desember 1997, Perseroan melakukan pencatatan saham yang seluruhnya berjumlah 260.000.000 lembar di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dimana saat penawaran perdananya, ditawarkan sebanyak 70.000.000 lembar saham kepada masyarakat dengan harga Rp 500 setiap sahamnya, serta di konversikannya Obligasi Konversi Mandatori menjadi saham sejumlah 40.000.000 lembar pada saat pertama kali saham dicatat di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).
Pada tanggal 30 Desember 1996 Perseroan melakukan awal penyertaan saham di PT Bhaskara Mutu Sentosa (BMS) sebanyak 100 lembar saham atau sebesar 20% saham, lalu Perseroan melakukan penambahan saham pada tanggal 14 Januari 1998 sebesar 1.519 lembar saham atau sebesar 99,93% saham,dan pada tanggal 30 September 2016 menjadi 2.529 lembar saham atau sebesar 99,96% saham sebagaimana yang tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 121 tanggal 30 September 2016 yang dibuat dihadapan Vincent Sugeng Fajar, S.H. M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat yang dimana BMS ini memiliki lokasi yang nantinya akan dikembangkan di wilayah Cipondoh – Tangerang seluas 127.093m2.
Pada tanggal 13 Juni 2016, PT Alam Indah Selaras telah menyampaikan Keterbukaan Informasi sehubungan telah terjadi Transaksi Akuisisi sebagaimana diatur dalam peraturan BAPEPAM dan LK No.IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi, Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM dan LK No.KEP-412/BL/2009 tanggal 25 November 2009.
PT Alam Indah Selaras melakukan transaksi akuisisi sebanyak 8.990 lembar sahamatau 99,89% saham oleh Perseroan sebagaimana yang tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 17 tanggal 30 Juni 2016 yang dibuat dihadapan Firdhonal. SH Notaris di Jakarta.PT Alam Indah Selaras adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang real estat dan pengembang. PT Alam Indah Selaras memiliki aset berupa tanah yang belum dikembangkan seluas 41.652 m2 yang berlokasi di Jalan Desa Margasari dan Desa Pasir Jengkol, Kecamatan Karawang Timur dan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. PT Alam Indah Selaras memiliki Ijin Lokasi pembangunan perumahan No. 503/12044/109 /IL/XII/BPMPT/2015 tanggal 3 Desember 2015 seluas 120.000m2 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

PT Alam Indah Selaras pada tanggal 30 September 2016 telah melakukan penambahan saham sebanyak 45.720 lembar saham atau sebesar 99,98% saham sebagaimana yang tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 122 tanggal 30 September 2016 yang dibuat dihadapan Vincent Sugeng Fajar, S.H. M.Kn., Notaris di Jakarta Pusat.
Pada tanggal 5 Desember 2011, Perseroan melakukan penyertaan saham sebanyak 28.000 lembar saham atau mencerminkan kepemilikan sebesar 40% saham di PT Tiara Raya Bali International (TRBI), sebagaimana yang tertuang dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 5 tertanggal 5 Desember 2011 yang dibuat dihadapan Siti Pertiwi Henny Sinngih, SH. Notaris di Jakarta Selatan. Atas transaksi pernyataan ini, Perseroan telah menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham sebagaimana diatur dalam Peraturan BAPEPAM-LK No.IX.E.1, lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No.Kep-412/BL/2009 tanggal 25 November 2009 tentang “Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu” dan Peraturan No.IX.E.2, lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK No.Kep-614/BL/2011 tanggal 28 November 2011 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama”.
PT TRBI ini memiliki Hotel dengan Brand International berbintang 5 dan beroperasi di bawah Manajemen Starwood Hotel & Resort, yang memiliki beberapa Brand kuat seperti St. Regis, Westin, Sheraton, Luxury Collection dan Le Meridien. Dan untuk hotel di Bali ini, diberikan Brand Le Meridien Bali Jimbaran lahan di Jimbaran Bali yang diatas lahan tersebut telah didirikan Hotel Le Meridien yang beroperasi secara resmi mulai tanggal 9 Mei 2013.
PT TRBI ini memiliki visi yaitu menghadirkan kepada dunia pengalaman keramahan Bali dengan keindahan, kehangatan dan kenyamanan Hotel berkelas International dan misinya untuk melebihi impian para tamu setia kami setiap saat dengan keramahan, kehangatan dan keperdulian serta pelayanan professional dengan standard International.

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk is the limited liability company engaged in the property and located in South Jakarta.
Founded with the name PT Ristia Bintang Mahkota based on Deed No. 114 on May 22, 1985, made before Lieke L. Tungkali, SH., Notary in Jakarta, which has obtained endorsement of the Minister of Justice and Human Rights of Republic of Indonesia based on Decree No. C2-31-HT0101 TH. 86 on January 4, 1986, as a company engaged in the provision and development of housing for the community of medium-medium and medium to the bottom economic level.
In 2000, PT Ristia Bintang Mahkota changed its name to be PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk as stated in Deed No. 15 dated July 7, 2000 made before Fathiah Helmi, SH. Notary in Jakarta.
The Articles of Association of the Company have changed several times and the last change was as stated in Deed No. 5 dated June 12, 2015 made before Firdhonal, S.H. Notary from Jakarta. These changes of Articles of Association have been accepted and recorded in the Legal Entity Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of Republic of Indonesia based on the acceptance letter of notification of changes to the Company’s Articles of Association No. AHU-AH.01.03-0950864 dated July 11, 2015.
The company has implemented an integrated business model, with capabilities in the development and management of property, starting from procurement of land, design, development planning, project management, marketing, and operational management of residential properties and hotel and always considers values of harmony, tough, high-quality, eco-friendly and the rate of the community’s economy. These things make the company obtain the trust of the public as a leader and pioneer in industrial property.
The company’s main business activities are real estate and developer including the liberation/purchasing, processing, maturation and backfilling, and excavation of land, building facilities and infrastructure, planning, building, selling and the pursuit of real estate, housing, hospitality.
The resulting products and services
The products and services produced by the company are in the form of Property area including residential and hospitality.
The company began to imply its vision and mission through the commercial development by building its first residential project namely Bintang Metropole Housing in 1994. Housing located in Bekasi was built on the land covering an area of 20 Ha. This housing has a good public access because the distance is just 800 m from Mall Sumarecon Bekasi as well as very close to shopping malls, train stations and Bekasi toll gates. With the launch of the flyover use that has been connecting North Bekasi and South Bekasi, then access to Bintang Metropole Housing became easier and faster.
The company’s second housing project was located in the Ciledug, best known as Mahkota Simprug housing in 1995. Mahkota Simprug housing was built on land covering an area of 45 Ha, with a special attraction due to its location in the middle of the social activity center such as Shopping Centers, Pharmacies and Hospital. This housing has the concept as a beautiful, green and convenient area, moreover as modern housing, equipped with various facilities.
The company’s third housing project was located in Karawang District known as the Saung Riung Housing in 2013. Riung Saung housing project was developed over the land covering an area of 74.383 m2 with the type of home that was modern minimalist and still continued to do its development by the company by presenting the concepts and type of innovative housing.
On December 19, 1997, the company did the recording of shares amount of 260.000.000 sheets on the Jakarta Stock Exchange (now Indonesia Stock Exchange) where at the time of Initial Public Offering, offered as many as 70.000.000 shares to the public at a price of Rp 500 each of share, as well as in the conversion of Mandatory Convertible Bonds into shares a number of 40.000.000 sheets at a time when the share was first recorded in the Jakarta Stock Exchange (now Indonesia Stock Exchange).
On December 30, 1996 the Company did the initial inclusion of shares in PT Bhaskara Mutu Sentosa (BMS) as many as 100 shares or amount to 20% of the shares, and the Company did addition of shares on January 14, 1998 amount of 1.519 shares or 99.93% shares, and on September 30, 2016 became 2.529 shares or 99.96% shares as stated in the Deed of Shareholders’ Resolution Statement No. 121 on September 30, 2016 made before Vincent Sugeng Fajar, S.H. M.Kn., Notary in Central Jakarta, where BMS has a location that will be developed in Cipondoh – Tangerang area of 127.093 m2.
On December 5, 2011, the Company did the inclusion of shares as many as 28.000 shares or reflected ownership of 40% shares in PT Tiara Raya Bali International (TRBI), as contained in the Deed of Minute of Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 5 dated December 5, 2011 made before Siti Pertiwi Henny Sinngih, SH. Notary in South Jakarta. Upon this statement transaction, the Company has delivered the Information Disclosure to shareholders as set forth in the Regulation of BAPEPAM-LK No. IX. E. 1, attachment of Decree of Head BAPEPAM-LK No. KEP-413/BL/2009 dated November 25, 2009 on “Affiliated Transactions and Certain Conflict of Interest Transactions” and Regulation No. IX. E. 2, attachment of Decree of Head BAPEPAM-LK No. KEP-944/BL/2011 dated January 28, 2011 on “Material Transaction and Changes to Main Business Activities”.
On June 13, 2016, PT Alam Indah Selaras has delivered Information Disclosure in respect of the Acquisition Transaction taken place as provided for in the Regulation of BAPEPAM and LK No. IX. E. 1 on Affiliated Transaction, attachment of Decree of Head BAPEPAM and LK No. KEP-413/BL/2009 dated 25 November 2009.
PT Alam Indah Selaras performed Acquisition Transaction as many as 8.990 shares or 99.89% shares by the Company, as stated in the Deed of Shareholders’ Resolution Statement No. 17 dated June 30, 2016 made before the Firdhonal, SH. Notary in Jakarta.PT Alam Indah Selaras is a company engaged in the field of real estate and developer. PT Alam Indah Selaras has asset in the form of land that has not been developed an area of 41,652 m2 located at the street of the Margasari village and the Pasir Jengkol village, Majalaya District, Karawang Regency, West Java Province. PT Alam Indah Selaras has residential development license No. 503/12044/109/IL/XII /BPMPT/2015 dated December 3, 2015 covering 120,000 m2 issued by the Government of Karawang Regency.
PT Alam Indah Selaras on September 30, 2016 increased the share as many as 45.720 shares or amount of 99.98% of shares as stated in the Deed of Shareholders’ Resolution Statement No. 122 dated September 30, 2016 made before Vincent Sugeng Fajar, S.H. M.Kn., Notary in Jakarta.
PT TRBI has a Hotel with 5-Star International Brand and operates under the management of Starwood Hotels & Resorts, which has some strong Brands such as St. Regis, Sheraton, Westin, the Luxury Collection and Le Meridien. And for hotel in Bali, it is given Brand Le Meridien Bali Jimbaran in Bali Jimbaran area where it has been established on the land; Hotel Le Meridien began operation officially on May 9, 2013.
PT TRBI has vision namely presentingto the world the hospitality experience of Bali with the beauty, warmth and comfort of a world-class Hotel International and its mission to exceed the dreams of our loyal guests at any time with hospitality, warmth and care as well as the professional service with International standard.